Published On: Sun, Oct 20th, 2013

Hari Keluarga Momentum Giatkan Kembali Program KB

Share This
Tags

IMG_0241
Pematang Siantar, Simantab.com – Keluarga yang harmonis merupakan modal strategis bagi ketahanan negara. Lewat peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ini saya berharap kita semua kembali fokus pada keluarga, sebuah unit terkecil dalam berbangsa.

Mari kita perhatikan keluarga masing-masing, evaluasi kembali apakah masing-masing anggota keluarga baik sebagai ayah, ibu maupun anak-anak sudah menjalankan fungsinya?” kata Gubsu pada peringatan Hari Keluarga (Harganas) ke-20 Tingkat Provinsi Sumatera Utara, di Lapangan H Adam Malik Kota Pematang Siantar,Sabtu (19/10).

Peringatan hari keluarga ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Gatot Pujo Nugoho didampingi Ketua TP PKK Sumut Hj Sutias Handayani, Kanwil BKKBN Drg Widwiono MKes, Walikota Pematang Siantar Hulman Sitorus SE, dan Bupati Simalungun DR JR Saragih MM.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua TP PKK Sumut Hj Evi Diana , Ketua Darma Wanita Persatuan Doharni Nurdin Lubis, Asisten III Pemprovsu Arsyad Lubis, Kadis Kesehatan Sumut RR Siti Hatati Surjantini kadis Kominfo Sumut Jumsadi Damanik dan FKPD Kota Siantar serta SKPD Kota Siantar.

Sesuai tema Harganas ke-20 “Melalui Hari Keluarga Kita Bangkitkan Keluarga Indonesia.Membangun Keluarga Kecil, Bahagia, Sejahtera”, dan motto “Keluarga Kecil, Bahagia, Sejahtera, Keluarga Harapan Bangsa”. Gubsu berharap bangkitnya kembali program-program kependudukan dan program Keluarga Berencana yang harus diakui justru meredup selama era Reformasi.

Menurut Gubsu, jika program kependudukan dan Keluarga Berencana tidak dikelola secara serius, maka ledakan penduduk akan menjadi ancaman bagi Indonesia. Ledakan penduduk jelas akan memunculkan sejumlah masalah sosial, turunnya kualitas manusia dan turunnya kesejahteraan keluarga.

“Pemerintah sejak tahun 2008 telah memberikan dana alokasi khusus (DAK) bidang keluarga berencana kepada kabupaten dan kota. Dana ini tentunya untuk melengkapai sarana dan prasarana pelayanan Keluarga Berencana guna mengiatkan kembali program kependudukan dan KB sampai ke pelosok desa,” tegasnya.

Program KB saat ini juga mulai menyasar kalangan muda lewat program Generasi Berencana (Genre). Diharapkan, lewat program ini sudah ada kesadaran untuk membentuk keluarga berkualitas di kalangan masyarakat usia subur dan muda. Lewat Genre, generasi muda diajak merencanakan masa depan mereka. Merencanakan jenjang pendidikan, merencanakan karier dan merencanakan waktu yang tepat untuk berumahtangga. Dengan perencanaan yang matang maka diharapkan pemerintah akan muncul generasi-generasi penerus yang semakin berkualitas.

“Generasi muda yang berkualitas inilah yang nantinya akan mengisi pembangunan dengan berbagai kreativitas inovasi dan karya-karya yang membanggakan.

Generasi inilah nantinya diharapkan mampu mengatasi berbagai persoalan, mulai dulu dari hal-hal kecil di dirinya sendiri sehingga tidak menjadi beban keluarga, masyarakat juga pemerintah,” harapnya.

Sasaran utama revitalisasi program KB lebih difokuskan dan diarahkan pada keluarga-keluarga yang rentan dan miskin. Hal ini sesuai dengan target Millenium Development Goals (MDGs) 2015. Sumut diharapkan memberikan konstribusi signifikan dalam menurunkan angka kemiskinan, pengendalian kelahiran, menekan angka kematian ibu dan bayi, peningkatan kesehatan reproduksi, pencegahan keguguran kandungan yang tidak aman dan pendidikan bagi kaum ibu.

Pelaksanaan program kependudukan dan KB berdasarkan hasil survey demografi kesehatan Indonesia tahun 2012 menejalskan, total fertility read (TFR) Sumatera Utara telah turun dari 3,8 menjadi 3,0. Sementara TFR nasional 2,6, karenanya Pemprovsu sangat serius mencapai TFR menjadi 2,6.

Walikota Pematang Siantar Hulman Sitorus SE selaku tuan rumah pelaksanaan hari keluarga tingkat provinsi Sumut merasa bangga atas beberapa prestasi yang diperoleh Kota Siantar dalam berbagai hal. “Intinya saya pikir generasi kedepan itu bersumber dari revolusi makanan. mengajak generasi muda dengan Genre udah sangat luar biasa,” katanya.

Kanwil BKKBN Sumut Drg Widwiono MKes menegaskan, dalam peringatan hari keluarga tingkat Sumut mereka berkomitmen untuk membangun masyarakat, mensejahterakan masyarakat melalui KB.

“Kita bangun dari yang paling kecil di keluarga, kemudian kita bangun di kelurahan, kemudian kabupaten/kota. lalu provinsi. Semua pada akhirnya bermara ke nasional. Inilah momen menggiatkan kembali KB di tengah masyaakat,” kata Widwiono.

Acara Hari Keluarga ke-X8 tingkat Provinsi Sumut dirangkai pemberian penghargaan Manggala Karya Kencana dari Pemerintah Pusat oleh Gubsu Kepada Walikota Siantar dan Bupati Simalungun. Kedatangan Gubsu dan rombongan ke Lapangan H Adam Malik mendapat sambutan meriah masyarakat. (Dofu)

Tentang Penulis

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>