Published On: Thu, May 23rd, 2013

Persengkongkolan Ijazah Palsu, Syahmidun Saragih

Share This
Tags

SSS

MEDAN Simantab . com — Persoalan adanya dugaan ijazah palsu Syahmidun Saragih,politisi Partai Golkar yang maju sebagai bakal caleg dari Dapil Sumut IX meliputi Siantar dan Simalungun pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut hingga saat ini belum bisa mengambil sikap,semuanya tidak terlepas hingga saat ini proses verifikasi masih berjalan.

Hal itu,dikatakan Surya Perdana yang mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum dapat mengambil satu kesimpulan,semuanya tidak terlepas karena masih berjalannya proses verifikasi berkas calon legislatif.

“Untuk persoalan berkas-berkas caleg terutama persoalan ijazah hingga kini kita masih berjalan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku.Dimana proses verifikasi pemeriksaan berkas masih berjalan,sehingga masih ada tahapan lanjutan yang nantinya kami bisa mengambil satu sikap,”kata Surya.

Dimana,menurutnya hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan apakah ijazah yang dipakai palsu atau pun tidak diakui.”Kita belum masuk ke tahap kesimpulan masalah ini proses masih berjalan panjang,tapi bila ada laporan resmi KPU bisa mengambil satu aturan yang baku,”katanya.
Sedangkan,Rajin Sitepu Komisioner KPU Sumut juga mengatakan hal yang sama,semuanya tidak terlepas belum finalnya masa perbaiki berkas.”Kita belum bisa memasuki tahap kesimpulan apakah berkasnya tidak ada atau pun ijazahnya palsu.Karena kita masih dalam tahap proses yang panjang,”katanya.

Disambung,Rajin pihak KPU Sumut sendiri akan menutup masa pendaftaran pada tanggal 22 Mei yang merujuk kepada aturan KPU Pusat pada pukul 00.00 Wib.”Setelah masa pendaftaran ini berakhir,maka input atau pun tahapan yang akan kita lakukan berupa verifikasi berkas seluruh bakal pasangan calon,”ucapnya.Rajin mengatakan didalam tahapan proses tersebut maka seluruh berkas bacaleg akan diperiksa secara detail oleh tim yang akan dibentuk KPU Sumut.

“Jadi akan ada tim yang dibentuk KPU untuk memeriksa seluruh berkas yang masuk.Terkait dengan masalah keabasahan ijazah pasangan calon sepenuhnya akan diinvetrarisir,tapi ini memerlukan sebuah tahapan juga dimana bila ada laporan publik yang masuk baru kami akan mengambil tindakan dengan mengecek kembali data yang diberikan,”katanya.

Masih ditempat yang sama,Nurlela Johan yang juga Komisioner KPU Sumut hingga kini belum dapat memastikan keabasahan berkas satu bakal caleg (bacaleg,red) mengingat semuanya masih dalam tahap proses verifikasi.

“Terkait adanya dugaan bacaleg yang menggunakan ijazah palsu atas nama

Syahmidun Saragih dari Partai Golkar bahwa saat ini kami jajaran komisioner KPU belum mendapat data dan laporan dari masyarakat.Karena laporan ini sangat kami perlukan sebagai bahan acuan bagi kami untuk menyelidiki terkait dugaan tersebut,”katanya.

Diterangkan oleh Nurlela bahwa bagi yang tidak memenuhi persyaratan akan di beritahukan kepada partai yang mengusung calon tersebut dan di beri kesempatan selama 5 hari terhitung dari tanggal 5 Juni hingga 10 Juni untuk melakukan tahapan perbaiki,bila ada bakal pasangan caleg yang tidak memenuhi syarat akan disampaikan kepada publik.

Sedangkan,Sekretaris Partai Golkar Sumut,Hanafi Siregar menyatakan secara tegas agar masalah ijazah Syahmidun Saragih tidak harus menjadi persoalan karena hingga kini tidak bisa dilakukan pembuktian yang kuat.

“Saya secara tegas meminta agar hal ini tidak lagi ditimbulkan.Bila memang ada dasar-dasar bukti yang kuat silakan sampaikan agar segera kami sikapi jadi kita tidak hanya cakap-cakap dan jangan ada fitnah apa pun,”tegasnya.

Tidak Ingat Masalah

Sedangkan,persoalan Syahmidun Saragih yang pada tahun 2004 sempat menjadi sorotan tajam media karena keabsahan ijazahnya diragukan mantan Ketua KPU Simalungun,Riduan Manik saat dihubungi via ponsel menyatakan bahwa masalah tersebut seluruhnya ditangani penuh oleh Komisioner KPU Simalungun Divisi Hukum,Albert Pane.

“Persoalan ijazah Syahmidun Saragih kita tidak lagi mengetahui karena saat itu yang memahami hanya saudara Albert,”katanya.

Albert Pane mantan Komisioner KPU Simalungun Divisi Hukum yang dihubungi dalam hal ini juga menyatakan tidak mengetahui persis hal tersebut karena laporan tersebut masuk melalui laporan Panwaslu Simalungun.

“Kita melakukan pemeriksaan ijazah saat itu berdasarkan laporan yang masuk dari Panwas.Jadi kita bekerja berdasarkan sudut pandang laporan yang masuk sehingga kita lakukan proses.Jadi kapasitas yang memahami masalah ini hanya pihak Panwas,”ucapnya.

Ferry SP Sinamo mantan Ketua Panwas Simalungun yang dihubungi mengatakan pihaknya sudah tidak ingat lagi akan masalah itu.”Dari 2004 masalah itu hingga sekarang jelas sudah lama sekali.Jadi kita tidak ingat lagi harus kita kordinasikan dulu kepada kawasn-kawan yang dulu di Panwas,”ucapnya.

Persoalan ijazah ini sendiri diduga kuat adanya unsur permainan antar pihak KPU dan juga Panwaslu Simalungun,sehingga proses pencalonanya ditahun 2004 tidak menimbulkan permasalah walau pun keabsahan ijazah milik Syahmidun Saragih diragukan.Sampai berita ini diturunkan upaya konfirmasi kepada Syahmidun Saragih belum dapat dilakukan.

Editor :Rafael Barus

Tentang Penulis

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>