Published On: Wed, Jun 5th, 2013

Diduga Kelalaian Petugsa,Dibantarkan, Tahanan Polres Taput Kabur

Share This
Tags

ilustrasi napi-tahanan

ilustrasi napi-tahanan


Taput Simantab.Com – Kaburnya tahanan Polres Tapanuli Utara (Taput) bernama Barumum Marbun dari Rumah Sakit Umum (RSU)Swadana Tarutung, Minggu (02/06/2013), diduga akibat kelalaian petugas.

Barumun sebelumnya ditangkap Polres Taput, karena kasus judi toto gelap (togel) beberapa bulan lalu.

Menurut beberapa sumber informasi, bahwa Barumun dibantarkan di RSU Tarutung karena dalam keadaan sakit, sehingga harus mendapat perawatan. Namum saat sedang pembantaran, kesempatan ini dimanfaatkan pelaku untuk melarikan diri.

Akibat kejadian ini membuat Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) akan menyelidiki kaburnya tersangka kasus judi togel. Jika nantinya terbukti ada unsur kelalaian dan kesengajaan dilakukan Polres Taput, sehingga membuat tersangka melarikan diri, pihak Podasu akan memberikan sanksi terhadap petugas yang menanganinya.

Hal ini dikatakan Kabid Humas Poldasu, Komisaris Besar Polisi Heru Parkoso, saat dimintai penjelasannnya melalui telepon selularnya oleh sejumlah wartawan, Selasa (04/06/2013).

“Bisa saja petugas itu lalai dan tentunya nanti akan diselidiki oleh Propam/Provost ada tidak kelalainya. Bila terbukti ada unsur kelalain, akan dikenai sanksi pelanggaran disiplin, seperti teguran, penundaan gaji berkala, pangkat dan sekolah,” sebutnya.

Dikatakan Heru, seseorang tersangka bila sakit dan dibantarkan harus dijaga oleh petugas, tidak boleh dilepas begitu saja tanpa ada penjagaan..

Menurut Kasubbag Humas Polres Taput, Ajun Inspektur Polisi Dua W Baringbing, kaburnya warga Desa Raja Hutagalung, Tarutung, saat dilakukan perawatan disalah satu ruangan rumah sakit. Dimana kata Baringbing, saat sudah didalam ruangan, polisi tidak merasa curiga terhadap tersangka untuk melarikan diri, karena kondisinya waktu itu terlihat lemah.

“Mungkin karena melihat penjagaan petugas tidak terlalu ketat, sehingga tersangka melarikan diri. Tersangka masuk ke rumah sakit pada Kamis (30/05/2013) lalu karena permintaan keluarga untuk berobat,” jelas Baringbing, kepada Simantab, Selasa (4/6).

Dia juga mengatakan, bahwa Barumun saat dibantarkan karena adanya permintan pihak keluarga, dan sebagai jaminannya adalah istrinya sendiri. Namun Baringbing tidak mau menjawab, apakah setelah kaburnya Barumun, sudah memeriksa atau memanggil istri tersangka yang memberi jaminan.

“Namun hingga saat ini kita belum memeriksa dan memanggil istrinya tersebut, karena masih sedang mencarinya” ujar Baringbing, seraya menyebut bahwa tersangka Barumun Marbun sebelum dibantarkan, sudah ditahan sekitar dua
minggu lamanya di sel tahanan Polres Taput.

Penulis:dompak
Editor :Rafael Barus

Tentang Penulis

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>