Published On: Tue, Jul 23rd, 2013

Warga Pangaribuan Kecewa Pola Kepemimpinan Toluto ,Nikson Nababan : Layak Dimekarkan Dua Kecamatan

Share This
Tags

Nikson Nababan dikenakan ulos Batak oleh warga

Nikson Nababan dikenakan ulos Batak oleh warga

Taput simantab,com – Warga di Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menyatakan kekecewaan terhadap pola kepemimpinan Bupati Torang Lumbantobing (Toluto) selama 10 tahun ini.

Kekecewaan itu diungkap para warga maupun tokoh masyarakat, disela –sela kunjungan Bakal Calon (Balon) Bupati Taput Drs Nikson Nababan, Minggu (20/7) di Kecamatan Pagaribuan tepatnya di Desa Sigotom Godung Borotan.
Kunjungan Nikson di Kecamatan Pangaribuan disamping bersilahturahmi dengan para warga, juga melihat kondisi pembangunan dan perkonomina masyarakat Desa Sigotom Godung Borotan.

Warga bersama tokoh masyarakat Sigotom Godung Borotan langsung menyambut kehadiran Balon Bupati yang begitu peduli dan dekat dengan rakyat ini. Mereka juga menyatakan siap mendukung Nikson Nababan maju sebagai balon Bupati Taput 5 tahun kedepan, dengan konsep program yang telah dirancang sebagai wujud demi perubahan.

Karena menurut warga, kepemimpinan Bupati Torang Lumbantobing (Toluto) selam 10 tahun dinilai kurang berpihak bagi masyarakat. Karena masih banyak jalan menuju desa mereka kondisinya sangat memprihatinkan.

“Sudah saatnya masyarakat Pangaribuan menginginkan pemimpin yang bisa membuat perubahan di Kabupaten Taput, demi kepentingan masyarakat. Karena saya pikir selama 10 tahun kepemimpin Toluto kurang berpihak terhadap kepentingan rakyat ,” ucap Esron Tambunan, salah satu perantau dari Desa Sigotom Godung Borotan yang saat ini tinggal di Jakarta.

Dia menilai, selama ini program utama Toluto adalah kegiatan serimonial semata seperti pentas seni, Pesta Manggadong, Pesta Ombus-Ombus, dan Pesta Mangga. Bahkan bupati dan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memberanikan diri menginap di desa dimana kegiatan itu akan berlangsung.

“Kegiatan itu namanya program pencitraan politik, yang hanya menghabiskan APBD Taput. Seorang pemimpin itu bagusnya harus berjibaku bagaimana menggali anggaran dari pusat turun ke daerah, bahkan mendatangkan investor demi kebutuhan pembangunan di Kabupaten Taput, bukan justru menginap di rumah-rumah penduduk,” paparnya.

Dia juga menghimbau warga Sigotom Godung Borotan agar jangan terlena atas program seorang pemimpin seperti pentas seni dan pesta manggadong yang dibuat Toluto. Karena menurutnya, pesta manggadong menandakan bahwa daerah tersebut berhasil di bidang pertanian lahan ubi.

“Kita warga Pagaribuan jangan mau a dibodoh-bodohi oleh pemimpin seperti itu.
Mari kita pilih pemimpin yang benar- benar dapat membuat perubahan daerah ini,” ujar Esron
Sementara tokoh masyarakat Pagaribuan, Hotman Tambunan, juga menyesalkan kepemimpinan Toluto. Dimana dirinya sudah pernah bermohon agar SMA dibangun di daerah Sigotom yang terdiri dari lima desa, dam berpenduduk lima ribu jiwa.

“Tetapi permohonan saya itu hanya sebatas janji-janji, Kalau untuk saat ini siapa pun yang dicalonkan Toluto untuk maju Pilkada Taput, tidak akan kami dukung,” ujar Tambunan
Hal yang sama diutarakan Op Mikael Naingolan, yang juga kecewa atas kepemimpinan Toluto selama 10 tahun. Dia menegaskan, pada Pikada tahun 2008, skeitar 60 % warga Sigotom memilih Toluto.

“Namun kalau kita lihat program pembangunan di desa ini sangat menyesalkan. Dimana jalan menuju Dusun Godung Borota sangat memprihatinkan, bahkan saluran irigasi banyak yang jebol, sehingga warga desa ini gagal panen. Harapan kami apabila Nikson Nababan berhasil memimpin Taput, agar memperhatikan pembangunan di Sigotom,” ujar Nainggolan(dompak)
Sedangkan Nikson menilai sudah selayaknya Kecamatan Pangaribuan dimekarkan menjadi dua wilayah (kecamatan). Ini menurutnya sesuai hasil survei, Kecamatan Pangaribuan memiliki luas 32 ribu persegi. Nikson menilai, jika dihitung luas tersebut, Pagaribuan sudah saatnya dimekarkan menjadi dua kecamatan.

“Kenapa dimekarkan, agar daerah tersebut dapat terjangkau pembangunan yang merata, sehingga perekenomian masyarakat meningkat,” ujar Nikson.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk sama-sama berjuang dan bekerjasama demi membangun daerah ini kedepan. Nikson menambahkan, apabila rakyat memberikan kepercayaan kepadanya, agar jangan meminta sesuatu pemberian, tetapi program kebutuhan daerah ini, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Tentang Penulis

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>