Published On: Wed, Aug 14th, 2013

Status Gunung Sinabung Waspada Level II

Share This
Tags

Kawah Gunung Sinabung mengeluarkan asap

Kawah Gunung Sinabung mengeluarkan asap


Tanah Karo simantab.com – Berdasarkan data pengamatan instrumental (seismik) dan visual, aktfitas Gunung Api Sinabung pada bulan Juli 2013 mengalami peningkatan kegiatan kegempaan dibanding bulan sebelumnya. Peningkatan ditandai dengan meningkatnya gempa vulkanik dalam (VA). Saat ini Gunung Api Sinabung masih dalam status Waspada level II.

Sesuai laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung yang diterima melalui Humas Pemkab Karo, Selasa (13/08/2013), intensitas gempa tektonik lokal pada bulan Juli juga mengalami peningkatan hingga mencapai 27 kali, sementara pada bulan Juni mencapai 34 kali.

Atas peningkatan kegiataan kegempaan tersebut, Pemkab merekomendasikan agar masyarakat waspada jika beraktifitas di radius 2 kilometer dari kawah gunung. Demikian juga jika tercium bau belerang yang kuat, masyarakat disarankan memakai penutup mulut/masker. Pemkab juga mengharapkan masyarakat sekitar kaki Gunung Api Sinabung selalu berkordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung dan Pemda Karo.

Sekretaris Desa Suka Nalu Teran, Kecamatan Naman Teran, Tima Ginting yang dihubungi melalui selulernya, menyampaikan bahwa saat ini di sekitar desanya terasa sangat kuat tercium bau belerang. Selain itu, tumbuhan di sekitar kaki gunung mulai mengering yang diakibatkan asap yang keluar dari permukaan kawah.

“Puluhan hektar rerumputan sekitar kaki Gunung Sinabung mulai kelihatan mengering akibat asap putih kebiru-biruan yang keluar dari atas permukaan kawah. Hingga saat ini pihak pemerintah belum menyampaikan kandungan asap yang telah menyebar di kaki gunung api, sehingga kami warga jadi was-was,”ujar Ginting.

Sementara Mbiri Sembiring Pelawi (43), warga Desa Simacem, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo yang tidak berapa jauh dari kaki Gunung Sinabung, mengatakan, meski gempa-gempa kecil mulai sering terjadi, namun mereka masih belum begitu khawatir dan masih menjalankan aktivitasnya sebagaimana biasanya.
“Suara gemuruh seperti gempa-gempa kecil itu sudah biasa terdengar bagi kami. Dan itu tidak membuat kami menjadi ketakutan serta mengabaikan kegiatan rutinitas,”sebut sembiring dari seberang teleponnya.(anita)

Tentang Penulis

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>