27
Fri, May
25 New Articles

Top Stories

Grid List

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

SIMANTAB.COM, Siantar – Mobil Dinas Kesbangpol Simalungun terjaring razia saat melintas di Jalan Merdaka, Pematangsiantar. Sang supir tidak kena sanksi tilang, hanya terkena sanksi teguran oleh petugas Kepolisian Polres Siantar. 

Informasi dihimpun, pengendara tersebut langsung diminta oleh petugas Polres Siantar untuk mengganti plat kendaraan tersebut dengan plat merah. Selanjutnya, dengan cekatan sang supir langsung mengganti plat dengan plat yang semestinya.

Dalam akun facebook yang diunggah oleh Ando Maraja Paga dituliskannya “Terkena razia supir pegawai dinas yang satu ini terpaksa harus buru buru mengganti plat aslinya (merah) yang sebelumnya terpasang plat hitam saat terkena Ops Toba di Jalan Sudirman Pematangsiantar......ada ada saja!”.

Terlihat dalam akun tersebut mobil dinas warna biru tersebut sedang diganti platnya oleh sang supir. (Sn-07)

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

SIMANTAB.COM, Siantar – Isak tangi puluhan warga Jalan Nias Belakang, mengiringi penggusuran puluhan rumah yang dibangun di bantaran Sungai Toge, Kamis (26/5/2016). Hanya saja, isak tangis, bahkan teriakan histeris warga tak mampu menghentikan jalannya eksekusi.

Kakan Satpol PP Pematangsiantar, Julham Situmorang mengatakan, penggusuran terhadap puluhan rumah di bantaran kali, merupakan kebijakan dari pemerintah Kota Pematangsiantar, untuk mensterilkan bantaran sungai dari bangunan liar. " Ini perintah untuk sterilisasi. Sebelumnya, sudah disosialisasikan, dan sudah kami peringatkan secara tertulis lewat pemberitahuan,” jelas Julham.

Amatan wartawan di lokasi, kedatangan ratusan personil Satpol PP, yang dibantu prajurit TNI-AD, plus sejumlah alat berat sempat membuat warga heboh. Mereka tidak menduga, jika surat peringatan yang mereka terima beberapa waktu lalu, akan dieksekusi langsung pada hari ini. Mereka pun sempat melakukan perlawanan. Namun, hal tersebut tidak menghalangi eksekusi yang dikomandoi Satpol PP.

Setelah satu persatu rumah warga dirubuhkan dengan eskavtor, sejumlah warga yang menjadi  korban penggusuran terlihat mengumpulkan material bangunan bekas rumah mereka. Seperti seng, broti, bahkan beberapa batang besi.(Lud)

 

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

 

SIMANTAB.COM, Tanah Jawa – Bupati Simalungun melakukan inspeksi mendadak ke  Puskesmas, dan Kantor Camat Tanah Jawa. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Simalungun menekankan perlunya menjaga komitmen dalam menjaga kualitas pelayanan.

Dalam kunjungan itu, Bupati Simalungun diterima Camat Tanah Jawa, Basaia Samosir.  Setibanya di kantor Camat, didampingi Basaia, Bupati meninjau pelayanan masyarakat di Kantor Camat, selanjutnya ke Puskesmas Tanah Jawa. Bupati juga berkesempatan menyapa masyarakat yang kebetulan sedang berada di kantor Camat, begitu juga masyarakat yang mengantri di Puskesmas.

“Secara umum saya lihat tidak ada permasalahan. Kantor Camat, dan Puskesmas dalam keadaan bersih, dan tertata rapi. Begitu juga pelayanan berjalan dengan baik. Yang seperti ini harus dipertahankan, dan bila perlu ditingkatkan lagi,”jelas JR Saragih di sela-sela kunjungannya itu.

Menanggapi pernyataan Bupati, Camat Tanah Jawa, Basaia Samosir mengaku siap bekerja keras bersama seluruh jajarannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Seperti arahan Pak Bupati, kita akan terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Intinya, tidak boleh lagi ada kendala, kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam berurusan ke kantor Camat, dan Puskesmas dan seluruh jajaran,” tegas Basaia.(Lud)

 

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

SIMANTAB.COM – Polda Sumatera Utara berhasil mengagalkan bawang merah selundupan asal India. Bawang tersebut diangkut dengan menggunakan tiga truk Cold Diesel dan para pengemudi sudah diamankan oleh pihak kepolisian. 

Penangkapan berawal saat pihak Subdit I/Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reskrimsus Poldasu mendapatkan informasi bahwa ada penyelundupan bawang merah tanpa dokumen di Jalan Arteri (depan SPBU) Kelurahan Sirantau Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, Rabu (25/5/2016) malam pukul sekitar pukul 22.00 WIB.

Setiap karungnya bawang ilegal tersebut seberat 9 kilogram diangkut dengan menggunakan Cold Diesel BK 9811 VP dikemudikan TS dan AM, BK 9480 YE dikemudikan K dan TB serta BK 8126 XV dikendarai AS dan MY dan setiap truknya berisi 800 karung.

Wadir Reskrimsus Polda Sumut AKBP Maruli Siahaan didampingi Kasubdit I/Indag AKBP Ichwan Lubis SH mengatakan, hasil pemeriksaan bawang import itu diduga milik HB yang masuk melalui perairan/pelabuhan tikus Teluk Nibung Tanjung Balai. "Bawang ini diangkut dari gudang/tangkahan di Jalan PT Timur Jaya Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai tujuan Kota Medan," kata Maruli seperti yang dilansir www.tribun_medan.com. (Sn-07)

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

SIMANTAB.COM, Pakpak Barat – Proyek perbaikan jalan di Desa Mungkur, Kabupaten Pakpak Barat, masih menjadi pertanyaan dari mana sumber dana pekerjaan proyek tersebut. Pasalnya, di lokasi pekerjaan dan juga dari keterangan pekerja, tidak diketahui sumber dana pekerjaan tersebut berasal. 

Pantauan awak media di lokasi pekerjaan, Rabu (25/05/2016) truk pengangkut matrial terlihat hilir mudik mengangkut matrial proyek berupa batu. Diduga batu tersebut bukan berasal dari Kabupaten Pakpak Barat melainkan dari Kabupaten Dairi. Proyek perbaikan jalan tersebut, sampai saat ini belum ada dipasang plank pemberitahuan asal muasal dana perbaikannya. Dan menurut salah seorang pekerja, ia sendiri tidak mengetahui dari mana sumber anggaran pekerjaan tersebut. "Kami hanya pekerja dan tidak mengerti dari mana sumber dana kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara salah seorang warga, A Padang juga mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Ia sendiri merasa bingung mengenai status jalan di daerah tersebut. “Sumber anggarannya mungkin dari Provinsi atau dari Kementerian, saya juga kurang tahu,” ungkapnya. (Cbm)

User Rating: 2 / 5

Star activeStar activeStar inactiveStar inactiveStar inactive

SIMANTAB.COM, Belawan– Akhirnya, satu dari dua pelaku perompak reporter Salam TV yang melakukan aksinya di perairan Belawan berhasil diringkus oleh petugas di Aceh. Kejadian perompakan yang terjadi pada Rabu (27/04/2016) lalu tersebut membuat salah seorang reporter tewas.

Informasi diperoleh dari www.tribun-medan.com. Penangkapan pelaku atas kerjasama yang dilakukaan Sat Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan dengan pihak kepolisian di Aceh. Atas kerjasama tersebut pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Pelabuhan Belawan untuk ditindaklanjuti.

Kasat Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan, AKP Bambang Gunanti Hutabarat mengatakan, saat ini pelaku masih diperiksa oleh penyidik. "Ya sudah (kami tangkap), tapi nanti dulu lah ya. Soalnya masih kami kembangkan lagi," kata Bambang Rabu (25/5/2016).

Sebelumnya, kasus perompakan yang terjadi pada Rabu (27/4/2016) lalu di Perairan Belawan ini menewaskan wartawan Salam TV bernama Zulfan Sayful (38). Zulfan tewas tenggelam setelah sempat bergumul dengan perompak di atas kapal.

Saat itu, Zulfan dan tiga orang kru Salam TV beserta seorang ustadz baru saja menyelesaikan rekaman untuk acara ramadhan. Saat diperjalanan menuju darat, kapal Izah GT yang ditumpangi korban dipepet dua orang perompak.

Mereka merampas tas berisi kamera Canon D5 beserta aksesoris yang bernilai Rp200 juta. Tak mau kehilangan barang-barangnya, Zulfan berusaha melompat ke kapal pelaku. Sayangnya, Zuldan terjatuh ke air dan tewas tenggelam. (Sn-03)

Advertisement